Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Written By dpcpksarjasari on Jumat, 20 Desember 2013 | 21.34

PLEDOOI / NOTA PEMBELAAN PRIBADI

OLEH TERDAKWA
LUTHFI HASAN ISHAAQ

Dalam Perkara Pidana No. Reg: 38/Pid.Sus/TPK/2013/PN.JKT.PST
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi
pada  Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
 
http://4.bp.blogspot.com/-mfMf4F160QY/Uqz9n12mlzI/AAAAAAAAlBY/UtwhNZJqDPo/s1600/LHI_sidang.jpg

Majlis hakim yang mulia,

Saya menemukan sejumlah uraian JPU KPK yg kontra diktif, baik yg teruang dalam dakwaannya maupun dalam tuntutannya, antara lain dalam menilai hubungan saya dng ahmad Fathonah.
Saudara Jaksa penuntut umum KPK mendasarkan perkenalan saya dng ahmad fathonah sebagai teman sejak kuliah sebagai keakraban, dan kemudian mendasarkan kepada bentuk percakapan saya ditelpon dng AF sebagai sebuah keakraban. atas dasar itu JPU KPK mengkategorikan saudara AF sebagai orang kepercayaan saya,

http://1.bp.blogspot.com/-e3q7ih08xA0/Uq1Jr1P34OI/AAAAAAAAlC0/H7-by4WB3VQ/s1600/anis+matta.jpg
 
TAUJIH PRESIDEN PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
UST. HM. ANIS MATTA, LC


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الذي ألف بين قلوبنا وجعلنا إخوانا متحابين عاملين داعين مجاهدين في سبيله
أحييكم معاشر الإخوان والأخوات جميعا بالتحية الإسلام
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Ikhwan dan akhwat sekalian yang saya cintai.

Alhamdulillah sampailah kita akhirnya pada sesi terakhir dari election update yang telah kita mulai kemarin. Dan Saya mengikuti acara ini dari awal  sampai akhir. Dan merasakan bahwa confidence kita, kepercayaan diri kita, secara kolektif tumbuh jauh lebih bagus dari pada sebelumnya. Ini election update terbaik yang pernah kita adakan dibanding yang pertama dan yang kedua. Kita juga merasakan bahwa  aura dari election update yang ke tiga ini rasaya jauh lebih positif, jauh lebih cerah dan jauh lebih percaya diri dari pada bulan-bulan sebelumnya.

Sungguh Allah Maha Lembut pada HambaNya

Written By dpcpksarjasari on Sabtu, 10 Agustus 2013 | 15.25

Posted: 09 Aug 2013 03:30 PM PDT

Oleh Zulfi Akmal
Cairo

Karena sifat Allah yang Maha Penyayang lagi Maha Lembut terhadap hamba-Nya, ketika seseorang melakukan kesalahan Allah tidak akan langsung mengazab hamba-Nya itu.

Bila kesalahannya didasari hawa nafsu dan syahwat, Allah akan mengirimkan pesan-pesannya supaya bertaubat. Bentuk pesannya barangkali seperti sakit, musibah, dan kesusahan. Dengan harapan, hamba-Nya menyadari segala kesalahannya dan kembali kepada jalan yang benar.

"Dan pasti Kami merasakan kepada mereka sebagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali ke jalan yang benar.(As Sajdah: 21)

Namun bila kesalahan hamba-Nya itu didasari pemikiran dan pemahaman, Allah akan mengirimkan kejadian dan peristiwa yang berbagaimacam dan silih berganti, yang akan menyingkap kesalahan-kesalahannya itu. Dengan harapan ia bisa menggunakan akalnya untuk mencerna peristiwa-peristiwa yang terjadi, dan membanding-bandingkan hakikat yang nyata, hingga ia bisa menemukan titik terang terhadap suatu kebenaran.

Untuk kedua bentuk kesalahan ini akan berlaku hal berikut: Apabila musibah, penyakit dan kesusahan, atau kejadian, peristiwa dan kenyataan itu tidak juga mampu mengembalikan akalnya kepada fitrahnya maka ada dua kemungkinan yang akan terjadi;

Boleh jadi Allah akan langsung menurunkan azab-Nya, atau membukakan betul pintu untuk berbuat kejahatan selebar-lebarnya. Hingga ketika waktu yang sudah ditentukan, Allah akan mengazabnya dengan azaban yang amat dahsyat, yang tidak seorangpun mampu mengelak darinya. Baik di dunia maupun di akhirat. Allah memberi tangguh bukan lalai atau membiarkan.

"Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka, sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa". (Al An'am: 44)

"Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dengan cara yang tidak mereka ketahui. Dan aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh". (Al A'raf: 182-183)

Kesempatan bagi kita masih terbuka untuk mengoreksi kesalah, cara fikir dan pemahaman untuk seterusnya kembali kepada jalan yang benar. Jangan sampai karat dosa membutakan hati untuk menyadari kesalahan, hingga kita hidup penuh kejahatan tapi perasaan kita adalah orang baik.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Beginilah Ust.Mursi

Written By dpcpksarjasari on Sabtu, 03 Agustus 2013 | 17.03

Ust. Ammar Hanafy, teman DR. Muhammad Mursi -presiden Mesir sekarang- ketika sama-sama berada dalam penjara (dulu saat era rezim Mubarak), menceritakan:

"DR. Muhammad Mursi di saat dalam penjara menghabiskan waktu-waktunya untuk beribadah. Selama 20 jam dalam sehari semalam beliau berpindah dari shalat, tilawah, munajat dan dzikir. Hanya 4 jam waktu beliau untuk istirahat. Makanya tidak heran bila Allah memikulkan amanah yang begitu berat ke atas pundak beliau, karena Dia sendiri yang akan membelanya".

Istri beliau juga menceritakan: "Setiap malam pulang bertugas dari istana Ittihadiah, suamiku selalu tenggelam dalam ibadahnya. Ia shalat dan bermunajat sampai jenggotnya basah oleh air mata. Bantalnya sering basah ketika bangun tidur karena menangis. Beliau sangat takut kepada Allah. Takut pertanggungjawaban terhadap amanahnya yang berat di akhirat kelak".

Semoga Allah memperbanyak pemimpin yang meniru langkah Khalifah Umar bin Abdul Aziz.


*by zulfi akmal


:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ::
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Menggugat (Lagi) Politik Internasional Indonesia

Written By dpcpksarjasari on Jumat, 02 Agustus 2013 | 14.24

Oleh: Ribut Lupiyanto
Analis Geografi Politik C-PubliCA – Yogyakarta

INDONESIA tidak memiliki alasan untuk lemah dalam percaturan politik Internasional. Geopolitik Indonesia sangatlah strategis dan memberikan posisi tawar kuat. Jumlah penduduk Indonesia terbesar ke-4 sedunia dengan komposisi muslim terbesar pertama. Presidennya berlatar belakang Jenderal yang idealnya berkarakter tegas dan berwibawa. Faktanya semua itu tanpa makna dan kondisi yang dihadirkan menjadi sebaliknya.

Kewibawaan Indonesia di mata dunia Internasional semakin sirna. Tidak ada satu pun pemimpin bangsa ini mampu mengembalikan kejayaan politik internasional Indonesia pasca-Soekarno. Di bawah Jenderal Purnawirawan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) posisi Indonesia bahkan semakin terjun bebas.

Tanpa Daya

Politik Internasional Indonesia sangat sering dijadikan mainan negara-negara jiran. Malaysia beberapa kali mengklaim budaya nusantara menjadi warisannya. Negeri itu juga tidak terhitung lagi membuat masalah dalam kasus TKW, mulai dari diskriminasi, penyiksaan, hingga pembunuhan. Singapura setali tiga uang, pintunya selalu dibuka untuk menampung koruptor kelas kakap Indonesia.

Kepemimpinan SBY sangat lambat merespon setiap kasus. Respon yang keluar paling maksimal adalah prihatin, menyesalkan, meminta, dan lainnya. Indonesia terlihat takut untuk lantang mengutuk, menuntut, atau protes keras. Anehnya, ketika layangan protes keras negeri jiran akibat kabut asap, SBY merespon sigap dan cepat meminta maaf.

Belakangan juga terkuak kabar bahwa SBY dan rombongan dalam KTT G20 di London tahun 2009 telah disadap oleh Inggris dan dimanfaatkan oleh Australia. DPR cukup baik dengan segera angkat bicara dan protes keras jika terbukti kebenarannya. Lagi-lagi SBY masih dingin menanggapinya. Ironisnya, SBY semakin menunjukkan kemesraan dengan Australia, gelontoran impor daging sapi sebagai buktinya.

Gelaran fakta tersebut menunjukkan rapuhnya geopolitik dan mandulnya politik internasional Indonesia. Jangankan menghadapi Amerika Serikat atau negara-negara Eropa, diplomasi dengan negeri jiran saja tanpa daya dan wibawa.

Kasus Mesir

Mesir adalah negara pertama yang memberikan pengakuan atas Kemerdekaan Indonesia. Ikhwanul Muslimin saat itu menjadi pelopor pembentukan Front Pembela Kemerdekaan Indonesia. Pasca itu Mesir terus menjadi relasi baik sebagai sesama negara muslim dan negara non blok.

Kini Mesir jatuh pada kubangan krisis politik yang serius. Kudeta militer atas Mursi pada Rabu (3/7) telah menghancurkan sendi demokrasi. Tidak berhenti disini, tragedi kemanusiaan selanjutnya  terjadi di setiap hari. Demontrasi damai pendukung Mursi dibalas pembantaian keji pihak militer dan pemerintahan transisi dibawah Presiden Adly Mansour. Ratusan nyawa melayang dan ribuan luka-luka dari pihak pendukung Mursi.

Reaksi dunia internasional mengutuk kudeta dan pembantaian pandemo di Mesir datang bertubi-tubi. Reaksi paling cepat dan keras datang dari Turki. Inggris, Jerman, dan negara Uni Eropa lain menyusul memberikan kecaman. Selanjutnya Malaysia dan bahkan terakhir Amerika Serikat mengutuk tragedi berdarah dan kekerasan di Negeri Piramida itu. Pertanyaannya, kemana Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar sedunia?

SBY baru angkat bicara ketika korban nyawa di Mesir berjatuhan. Komentar SBY itu pun hanya diutarakan lewat Twitter. "Saya berpendapat solusinya kompromi di antara kedua pihak bukan "the winner takes all". PBB dan dunia harus mendorong dan mendukung," begitu kicauan pertama SBY tentang Mesir. SBY juga meminta WNI di sana tidak terlibat konflik. Komentar lisan baru diucapkan pada 29/7 pada sambutan sidang kabinet. SBY menyampaikan pandangan pribadinya bahwa apa yang terjadi di Mesir akibat militer tidak diakomodasi Mursi. Pernyataan SBY tersebut nyata mencederai demokrasi, melukai rasa kemanusiaan, dan membuktikan rapuhnya politik internasional Indonesia.

Pertama, respon SBY sangatlah lambat. Hal cukup mengecewakan bagi ukuran bangsa sebesar Indonesia. Kedua, SBY tidak berani eksplisit menyebut apalagi mengutuk kudeta. Sikap ini sama dengan sikap  Amerika Serikat di awal. Lebih menyedihkan, SBY melontarkan analisa pribadi yang sangat dangkal dengan implisit menuduh Mursi tidak akomodatif terhadap militer. Ketiga, tidak ada upaya pro aktif mencermati apa yang disampaikan. Lontaran sikap normatif, himbauan, dan permintaan semakin mengkerdilkan peran Indonesia yang bisa jauh sekadar hal tersebur.

Mendasarkan pada kenyataan ini semua elemen pro demokrasi dan peduli kemanusiaan penting mendesak SBY untuk berbuat lebih. DPR, ormas, mahasiswa, lembaga HAM, dan elemen lain perlu bergandengan memaksa SBY angkat bicara secara ksatria dan berwibawa untuk mengutuk kudeta dan pembantaian di Mesir. Indonesia juga didorong bisa berperan lebih dengan melakukan mediasi kepada kelompok yang berseteru.

Salah satu tokoh pencetus teori geopolitik, Frederich Ratzel (1844 – 1904) mengingatkan bahwa  negara harus mengambil dan menguasai satuan-satuan politik  yang bernilai strategis demi membuktikan keunggulannya. Hanya negara unggul yang bisa bertahan hidup dan menjamin kelangsungan hidupnya. Politik internasional adalah aspek strategis dalam rangka menghadapi kompetisi global. Politik Internasional tanpa daya dan wibawa akan semakin mengantarkan Indonesia pada derajad rendah dalam percaturan global. Kasus Mesir dapat menjadi titik balik kebangkitan politik internasional bangsa ini. Semoga SBY segera sadar jika ingin menorehkan nama besarnya pada tinta emas sejarah Indonesia.


*http://islampos.com/menggugat-lagi-politik-internasional-indonesia-72159/

:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA :: 
Klik Download App BB | Klik Downl
Powered by Telkomsel BlackBerry®

"Sabarlah Yaa Ikhwan..." | kultwit @Fahrihamzah

Written By dpcpksarjasari on Selasa, 07 Mei 2013 | 17.40

Posted: 07 May 2013 07:26 AM PDT


by @Fahrihamzah


Sabarlah ikhwan, tak perlu kau yakinkan orang bahwa kau benar dan kita orang baik2.

Dan tak perlu bersedih, kau belum apa2 hanya berita di layar kaca. Menangislah dalam sepimu.

Kebenaran takkan mendua, apa yg membuatmu yakin dan tenang adalah kebenaran.

Sebaliknya kegelisahanmu hanya karena kau belum yakin dengan apa yg kau pegang. Kita memegang janji setia.

Sewaktu janjimu diambil kau masih belia. Dan kau yakin bahwa apapun meski langit runtuh kebenaran akan kita pegang.

Waktu mengayunkan kaki kita, dunia makin gelap. Tanda-tanda makin tak jelas. Dan kita ada di dalamnya.

Dan ketika kau tak sadar kadang kau merasa tak lagi murni dan keresahan mulai merogoh hatimu.

Hela nafasmu sejenak ya ikhwan, lagi2 kau sedang diajar makna ikhlas...karena untuk apakah amal dan kerjamu?

Jiwa kita yg diseret dunia bergetah ini adalah jiwa muda yang lentur kadang2 mudah luntur.

Tataplah langit dan gemintang malam ini. Kau pasti tahu bahwa tidak mungkin ini semua main-main. GUSTI ALLAH ORA SARE.

Kita tidak bekerja untuk partai apalagi untuk manusia yg sangat mungkin bersalah.

Kita tidak bekerja untuk kemenangan suara politik yang kadang dapat menjadi awal bencana kemanusiaan

Kita tidak sedang membangun tahta kuasa. Kita sedang membangun kesadaran bahwa ada yg lebih besar dari kekuasaan.

Dan malam ini kau di sentak kembali oleh satu frasa lama: betapa menggodanya orang punya kuasa.

Kekuasan itu kata franklin, adalah pencipta selera yang paling tinggi.semua orang berduyun mengejarnya.

Ada perempuan, ada laki2 dan ada perantara yang membawa uang kemana-mana. Kekuasaan menggelap mata siapa saja.

Orang2 yg sedang menggunakan kekuasaan super body-nya pun menyangka dia telah aman dari fatamorgana ini.

Lihatlah efek kekuasaan pada semua orang yg dangkal akan sama: sombong, sewenang2 dan tak mau mendengar saran.

Kesombongan tak nampak pada bahasa yg keras atau tinggi tapi pada sikap sok tahu dan merasa selalu benar.

Orang2 ini menggunakan kekuasaannya seperti orang kesurupan. Dan mereka menyebut diri mewakili negara menegakkan moral.

Mereka menganggap negara harus selalu benar dan negara harus selalu menang. Karenanya segala cara menjadi benar.

Takkan lama, semua tirani akan mendapat perlawanan sesuci apapun dalih mereka.

Agamapun yg digunakan untuk melanggengkan tiran akan hancur berkeping dan sirna. Apalagi secuil kuasa extra.

Berniatlah kawan, untuk melawan tirani meski itu melekat pada diri kita sendiri meski kita harus mati.

Dan kesabaranmu akan merontokkan topeng2 badut itu sebentar lagi. Asal niatmu benar.

Karena hanya niat yang benar yang membuat kita bertahan dalam perlawanan.

Karena hanya niat yang benar yang dapat membedakan hukum dan balas dendam.

Dan karena hanya niat yg benar yang dapat membuat kita semua selalu siap dengan segala kemungkinan. Sekian.

*https://twitter.com/Fahrihamz
Powered by Telkomsel BlackBerry®

TOP 1 PKS Arjasari

Written By dpcpksarjasari on Jumat, 19 April 2013 | 05.59

April 2013, ahad 7 April 2013, PKS Arjasari mengadakan TOP (Training Orientasi Partai), alhamdulillah telah dihadiri oleh ± 70org. Para peserta terlihat begitu antusias, semangat perubahan terpancar dari wajah para peserta.
TOP adalah salah satu program rutin PKS, yang isinya adlah memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Semua rangkaian acaranya adalah membedah seputar partai yang ada di Indonesia, dan diakhiri dengan ikrar kesiapan menjadi Anggota PKS.
Alhamdulillah pada TOP tersebut telah mendaftar dan terdaftar R
30 anggota PKS baru. Semoga kedepannya makin banyak masyarakat yang mengikuti, dan terbuka wawasanya dan menentukan afiliasi politiknya kepada PKS. Sehingga dikecamatan Arjasari target 3 besar PKS tercapai melalui TOP ini. - DPC PKS Arjasari.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
 
Support : Creating Website | Abi Tsaqif | PKS ARJASARI
Copyright © 2011. dpcpksarjasari - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Abi Tsaqif
Proudly powered by Blogger